4 Penyebab Utama Tingginya Kolesterol Dalam Darah

Kolesterol tinggi pada umumnya kerap dialami oleh banyak orang. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebanyak kurang lebih 94 juta warga Negara Amerika Serikat berusia 20 tahun ke atas memiliki kolesterol yang cukup tinggi.

Kolesterol adalah salah satu jenis lipid yang memiliki tekstur seperti lilin. Kolesterol merupakan zat seperti lemak yang diproduksi oleh hati. Kolesterol pada umumnya berguna untuk membentuk membran sel, hormon tertentu, dan vitamin D.

Hanya, jika di dalam darah terkandung terlalu banyak low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat ketimbang high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, hal ini akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan Anda. Lalu, apa saja faktor yang dapat menyebabkan tingginya kolesterol jahat di dalam tubuh?

1. Faktor keturunan

Kolesterol tinggi dapat diturunkan dari ibu, ayah, atau kakek dan neneknya kepada keturunannya. Hal ini disebut sebagai hiperkolesterolemia familial. Tingkat keparahan kondisi ini tergantung pada durasi dan kadar LDL dalam darah. Dikutip dari laman heart.org, kolesterol tinggi yang disebabkan oleh faktor keturunan menyebabkan penyakit jantung aterosklerotik prematur.

2. Kebiasaan makan tidak sehat

Konsumsi makanan yang tinggi akan lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dalam darah. Kedua unsur tersebut dapat dijumpai pada makanan seperti daging merah, kuning telur, makanan olahan, hingga makanan yang digoreng dengan minyak yang banyak.

3. Kebiasaan merokok

Dilansir dari laman heartuk.org.uk, merokok membuat LDL makin lengket pada dinding pembuluh darah yang membuatnya sulit untuk keluar. Selain, merokok dapat mengurangi tingkat HDL dalam darah, padahal HDL berfungsi untuk mengangkut LDL keluar dari pembuluh darah. Merokok juga dapat merusak dinding pembuluh darah dan kolesterol jahat akan berkumpul di tempat yang rusak.

4. Obesitas

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan jaringan lemak di tubuh Anda. Hal ini berarti lebih banyak lemak yang dikirimkan ke hati Anda. Dilansir dari laman Webmd, peradangan di berbagai bagian tubuh Anda juga dapat memengaruhi cara tubuh Anda mengatasi HDL.

Kolesterol jahat dalam tubuh dapat diturunkan dengan perubahan gaya hidup. Ganti makanan yang tinggi akan lemak jenuh dengan sayur, buah, kacang-kacangan, dan daging rendah lemak seperti ikan dan ayam. Selain itu, menghentikan kebiasaan merokok juga dapat membantu Anda menurunkan tingginya tingkat kolesterol.

DINA OKTAFERIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.